Sunday, 4 June 2017

final exam around the corner.

21:06 pm.

Salam. There's only left a few days before the war will start (final exam). I'm not ready for this. My first paper will be on this Friday, 9th June 2017. Islamic Banking Operations subject. I hope this semester final exam I will do better even though I still studying last minute (not really last minute actually). At least I still have time to study before and do some revisions and notes. Thank you Adele for your advice, every time the final is around the corner, I wish I can do better in the back few weeks before the exam is start. I hope I am not going to fall asleep during the final exam, since this examinations falls within the month of Ramadan, so I think maybe it will be more better for me. For those who are start their first paper tomorrow, good luck guys ! 

Special to Adila Ilyana, may you wish will be fulfilled girl. Hope Allah will ease everything for you :)

Sincerely, lot of loves.
dillazainal.

Saturday, 3 June 2017

k e s e n y a p a n .

Ternyata, kesenyapan itu kadang membuat orang lain selesa. Ada juga kesenyapan yang membunuh hati hati yang teratanya, mengapa memilih untuk diam. Saat sepi, saat sendiri, saat dimana senyap mampu membuatku nyaman, Disitulah aku menjadi diriku sendiri. Tidak ada kebohongan, dusta, atau mahupun pura pura. Kamu yang hadir, sudah berada didalam hati, jangan pernah diam. Jangan pernah senyap, dan jangan pernah hilang.  Aku berharap, jangan.

Disaat kesenyapanku lebih memilih air mata, jangan pernah menganggap aku mengabaikan pertanyaanmu mengenaiku, kerana masih. Aku mahu engkau yang terlebih dahulu menyoalku, cumanya, ada hal yang aku sendiri tidak tahu untuk memulai. Masalah yang tiada, diada adakan. Terlalu memikirkan soal kita dimasa hadapan, mungkin juga tentang pelajaran, tentang sahabat yang aku hancurkan hatinya, atau tentang keluarga yang selalu aku abaikan perasaannya. Ah, telupa, mungkin juga terlalu memikirkan soal baikkah aku dengan melayani semua yang ada. Hal hal yang aku khuatir kecil bagimu dan terlalu terbawa bawa oleh emosiku. Disebabkan kekhuatiranku yang terlalu, membuat aku memilih senyap. Kerana sudah terbiasa memikirkan hal ini, terbiasa menangis sendiri, sepi sendiri. 

Kau, sesuatu yang aku doakan terlebih dahulu sebelum kehadiranmu. Mengharapkan gantian luka dengan bahagia. Mengasihimu dengan apa adanya. Hadirmu dihidupku adalah segala hal yang telah Tuhan dengarkan tentangmu. Terima kasih untukmu, satu satunya insan yang membatku ingin memegang erat. Maaf jika genggamanku membuatmu sakit, terikat. Bahkan tidak bernafas. Jika kau lihat aku menangis lagi, jangan pernah pergi, atau marah bila aku tiada jawapan untuk segala kesenyapanku. Teruslah disini, peluk erat tubuhku, Bisikkan, bahawa semuanya akan baik baik sahaja kerana aku masih ada kamu. Itu sudah memadai membuatku bahagia. Sudah cukup untuk bahagia.